Headlines News :

Paling Anyar

Kabar Paling Anyar

Sukses, Klawing Gems Competition 2022 Hasilkan Omset Ratusan Juta

Written By Kabare Bralink on Monday, May 23, 2022 | 6:10 PM


Purbalingga – Gelaran Klawing Gems Competition 2022 menghasilkan omset ratusan juta rupiah. Pada acara yang digelar Kamis-Minggu, 19-22 Mei 2022 itu, selain kontes batu berskala nasional juga ada bazar dan bursa batu akik yang ramai pengunjung.

“Batu yang ikut serta dalam kontes sekitar 3000 kuota, yang terdiri atas kelas 'newbie' dan kelas nasional serta terbagi dalam 165 kategori. Setelah kontes banyak terjadi transaksi, batu-batu akik yang juara banyak diminati pembeli. Omset yang diraih selama acara dari kontes dan bursa mencapai ratusan juta rupiah,” ujar Ketua Panitia Klawing Gems Competition 2022 Anton Sujarwo ditemui di Sanggaluri Park pada hari terakhir acara, Minggu (22/05).

Anton menyebutkan peserta dan pengunjujg tak hanya berasal dari Purbalingga tetapi dari Purwokerto, Yogyakarta, Banten, Cirebon, Jakarta, Surabaya bahkan ada buyer dari Taiwan. “Ini event pertama setelah pandemi covid sehingga membludak peminatnya dan Alhamdulilah bisa terselenggara di Purbalingga sehingga mengangkat Batu Klawing,” imbuh Anton.

Toan Sabita dari Remon Gemstone menyebutkan event ini memang ditunggu-tunggu. Ia mengikutsertakan ratusan batu koleksinya dari berbagai jenis dalam kontes. “Alhamdulilah batu saya yang juara langsung ada yang nawar, deal transaksi setelah acara,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Pariwisata Dinporapar Purbalingga Gunanto Eko Saputro menyebutkan agenda Klawing Gems Competition diupayakan akan menjadi acara tahunan. “Kami mendukung penuh acara ini, semoga bisa masuk dalam calendar event berskala nasional yang juga dapat mendukung sektor pariwisata,” imbuhnya.

Batu Akik Klawing menurut Gunanto bernilai sejarah tinggi. Purbalingga, kata dia, sudah dikenal sebagai pusat industri batu sejak jaman purba. Batuan klawing yang indah diolah menjadi perkakas dan perhiasan sejak dulu kala.

“Kita banyak memiliki situs-situs purbalaka dengan artefak batu yang bernilai sejarah. Sanggaluri ini memiliki Museum Artefak yang menyimpan koleksi itu. Kita ingin mengangkat ini sejalan dengan meningkatnya kembali pamor batu akik Klawing,” imbuhnya.

Sebelumnya, Klawing Gems Competition dibuka oleh Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi pada Kamis, 19 Mei 2022. Selain kontes batu berskala nasional juga digelar bursa dan bazar batu akik juga produk UMKM Purbalingga. Kemudian diselenggarakan Sarasehan “Mengangkat Kembali Kejayaan Batu Klawing Purbalingga” dengan menghadirkan geolog, arkeolog dan praktisi perbatuan.

Klawing Gems Competition 2022, Angkat Batu Akik Klawing ke Pentas Nasional

Written By Kabare Bralink on Friday, May 20, 2022 | 4:07 PM


Purbalingga - Ratusan pencinta dan perajin batu akik dari berbagai penjuru, tumpah ruang di Purbalingga. Mereka saling memamerkan dan mengadu koleksi batu akik terbaiknya pada event ‘Klawing Gems Competition 2022’ yang berlangsung di Sanggaluri Park pada Kamis - Minggu, 19 - 22 Mei 2022.

"Kontes batu ini tingkat nasional yang diikuti para pecinta batu akik berbagai di penjuru Indonesia, " kata Ketua Forum Klawing Bersatu Fauzi Imron saat memberikan sambutan di pembukaan acara tersebut.

Fauzi berharap dengan acara ini Batu Akik Klawing bisa terangkat kembali. Sebagaimana diketahui, batu akik khas Purbalingga pernah booming dan dikenal sampai level nasional sehingga mengangkat nama dan perekonomian daerah.

Saat ini, imbuh dia, masih ada 250 anggota Klawing Bersatu yang terus aktif dan produktif. Ia berharap pemerintah daerah kembali memberi perhatian bagi para pengrajin batu akik di Purbalingga

"Kami dari Komunitas Klawing Bersatu yang terdiri dari para pecinta dan pengrajin batu untuk mendapatkan bimbingan dan bantuan” katanya.

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi yang berkesempatan membuka event tersebut menyatakan akan mendukung penuh geliat batu akik di Purbalingga. Bupati Tiwi menyatakan agar kegiatan tersebut dijadikan agenda rutin tahunan.

"Ini sangat luar biasa karena berskala nasional dan kegiatan baru start setelah masa Pandemi Covid-19. Mudah-mudahan nanti dalam kondisi yang stabil, bisa kita rutin kan kegiatan seperti ini,” katanya.

Bupati Tiwi menyatakan potensi ini perlu didorong untuk mengungkit perekonomian masyarakat Purbalingga. "Saya menerima laporan dari Owabong bahwa dengan adanya event ini, ternyata meningkatkan kunjungan menginap di Hotel Owabong. Jadi ini tidak sekadar event tetapi juga telah berdampak mengungkit perekonomian,” katanya.

Sementara itu, pakar Geologi dari Universitas Jenderal Soedirman Siswandi Kastari pada sarasehan 'Mengembalikan Kejayaan Batu Akik Purbalingga' menyebutkan Sungai Klawing, sungai terbesar di Purbalingga memang menyimpan banyak potensi batu yang indah jika dipoles. Ada bermacam jenis seperti Jasper, Crystal Quartz, Hematite, dan Vitrine yang memiliki keunikan corak warna dan motif yang beragam.

"Nama yang lazim dikenal masyatakat ada batu nagasuwi, pancawarna, telor kodok dan lainnya. Batuan Klawing memikiki keunggulan karena coraknya variatif dan sangat indah," ujarnya.

Siswandi mendorong agak pengembangan batu akik dilakukan secara komprehensif dan kolaboratif.

Acara Klawing Gems Competition 2022 selain kontes juga ada bursa batu akik, bazar UMKM, sarasehan perbatuan dan sosialisasi Gempur Rokok Ilegal.

Bupati Tiwi Pastikan Obyek Wisata Siap Sambut Libur Lebaran

Written By Kabare Bralink on Sunday, May 1, 2022 | 1:35 PM

Wisata Purbalingga Siap Menyambut Libur Lebaran


PURBALINGGA - Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi bersama Jajaran Forkopimda, Kepala OPD dan Ketua Dekranasda melakukan pemantauan kesiapan Obyek Wisata menghadapi Idul Fitri 1443 H, Minggu (01/05).

Beberapa obyek wisata yang dikunjungi diantaranya Taman Wisata Pendidikan (TWP) Purbasari Pancuranmas, Lembah Asri Serang (D’LAS), Goa Lawa Purbalingga (Golaga) dan Owabong Waterpark.

Pada kesempatan ini, Bupati memastikan obyek wisata di Purbalingga ini sudah siap menyambut libur lebaran. Bupati memantau langsung penerapan protokol kesehatan, seperti aplikasi Peduli Lindungi dan layanan vaksinasi.

"Dari beberapa destinasi wisata yang kita pantau hari ini hampir seluruhnya baik pengelola karyawan alhamdulillah sudah divaksin sampai dengan vaksin booster,” kata Bupati.

Oleh karena itu, Bupati memastikan bahwa destinasi wisata di Purbalingga ini aman untuk dikunjungi. "Jadi, jangan ragu untuk berwisata ke Purbalingga," imbaunya.

Selain itu, Bupati juga memantau pembenahan obyek-obyek wisata menyambut libur lebaran. Masing-masing obyek wisata bersolek dan menambah wahana baru.

Pasa akhir pemantauan, Bupati meresmikan wahana baru di Owabong Waterpark yaitu kompleks Goles alias Gombang Leleson yang memiliki Slip and Fly, wahana air memicu adrenalin pertama di Jawa Tengah.

Kepala Dinporapar Prayitno menambahkan penerapan prokes juga percepatan vaksinasi sampai boster dilakukan bekerjasama dengan dinas kesehatan. "Obyek wisata yang karyawannya sudah vaksin booster kami tempel stiker. Hal itu untuk menambah kenyamanan pengunjung," imbuhnya.

Katasapa dan Lesbumi Purbalingga Gelar Tadarus di Akhir Ramadan

 

Jelang akhir Ramadan di Purbalingga

Bagaimana kau hendak bersujud pasrah, sedang

Wajahmu yang bersih sumringah,

Keningmu yang mulia dan indah begitu pongah

Minta sajadah agar tak menyentuh tanah

Apakah kau melihatnya seperti iblis saat menolak

Menyembah bapamu dengan congkak

Tanah hanya patut diinjak, tempat kencing dan berak,

membuang ludah dan dahak

atau paling jauh hanya lahan pemanjaan nafsu serakah dan tamak

...

Puisi berjudul Sajadah karya Gus Mus dibacakan dengan ekspresif oleh Deka Aepama pegiat Katasapa Purbalingga saat gelaran Tadarus Puisi, Sabtu (30/04/2022). Acara yang digelar di Pendapa Sangalikuran Perum Griya Abdi Kencana Purbalingga ini diselenggarakan Komunitas Teater Sastra Perwira (Katasapa) Purbalingga bekerja sama dengan Lesbumi Purbalingga dan TPQ Arina Manasikana Purbalingga Wetan.

Menurut Ikrom Rifai, koordinator acara, Tadarus Puisi digelar sebagai ajang silaturahmi dan ekspresi antar pegiat sastra. "Puisi yang dibacakan bertema religi, di akhir Ramadan ini kita mencoba untuk bersama menyimak dan memaknai isi puisi-puisi religi yang dibacakan, harapannya kita mendapat hikmah di dalamnya."

Sastrawan dan pegiat seni yang tampil antara lain Agustav Triono, Lintang Kumala, Ryan Rachman, Deka Aepama, Mufti Wibowo, Aditya Verdiansyah. Selain itu ada juga Teguh Pratomo, Windu Setyaningsih, Guyub Triyanto, Ikrom Rifai dan beberapa pegiat teater Proses yang turut membacakan puisi. Puisi-puisi yang dibacakan selain karya sendiri juga ada karya penyair Indonesia yaitu KH. Mustofa Bisri, Emha Ainun Nadjib, Ahmadun Yosi Herfanda dan Sutardji Calzoum Bachri.

Di tengah-tengah acara Ketua Lesbumi Purbalingga, Trisnanto Budidoyo juga berorasi budaya yang dibalut dengan gaya deklamasi. Selain puisi, Arin Hidayat pengasuh TPQ Arina Manasikana juga memimpin anak-anak asuhannya tampil bershalawat dengan diiringi rebana serta menyanyikan beberapa lagu religi. Jadilah acara yang dihadiri sekitar 50 an orang itu bertambah meriah.

Berwisata ke Purbalingga Nyaman, Pelaku Wisata Sudah Digenjot Vaksin Booster

Written By Kabare Bralink on Wednesday, April 27, 2022 | 1:13 PM

liburan di purbalingga


Purbalingga – Libur Lebaran diprediksi akan meningkatkan kunjungan wisatawan. Untuk itu, sektor pariwisata di Purbalingga terus berbenah, salah satunya dengan menggenjot vaksin sampai tahap booster.

“Kita berharap vaksinasi booster pengelola wisata akan meningkatkan rasa aman dan kenyamanan penunjung saat berwisata,” ujar Kepala Dinporapar Purbalingga Prayitno saat mengunjungi percepatan vaksinasi bagi karyawan hotel, resto dan pengelola wisata di Taman Wisata Pendidikan (TWP) Purbasari Pancuran Mas, Rabu (27/04).

Dalam menjalankan kegiatan tersebut, Dinporapar bekerjasama dengan Dinkes dan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Purbalingga. Hal itu sesuai dengan instruksi baik dari pusat maupun pemprov Jateng. “Bagi yang tidak sempat datang vaksinasi masal, kami juga sudah mengirimkan surat kepada seluruh pengelola daya tarik wisata jika agar segera vaksin booster di fasilitas kesehatan terdekat,” ujarnya.

Sebagai penanda bahwa karyawan atau pengelola wisata sudah menjalanib vaksinasi booster, hotel / resto / obyek wisata ditempel stiker. “Kita pasang stiker bagi yang sudah 100 persen karyawannya melaksanakan vaksinasi booster,” imbuh Prayitno.

Sebagai simbolis, usai giat vaksinasi Prayitno bersama Kadinkes Jusi febrianto memasang stiker di obyek wisata, homestay dan resto yang berada di TWP Purbasari Pancuran Mas serta Hotel Grand Braling.

Direktur TWP Purbasari Pancuran Mas, Junjung menyatakan bahwa sudah 100 persen karyawannya menjalani vaksinasi booster. Selain karyawan, pedagang serta penyewa tenant UMKM yang ada juga sudah divaksin booster. “Insya Allah semua sudah booster sehingga jangan ragu untuk berwisata di Purbalingga,” katanya.

Ayo berwisata ke Purbalingga. Salam Purbalingga Memikat

Insan Wisata Purbalingga Siap Gaspol Bareng Bangkitkan Wisata

Written By Kabare Bralink on Saturday, April 23, 2022 | 5:09 PM

Purbalingga siap bangkitkan wisata Purbalingga

Purbalingga – Insan Wisata Purbalingga siap bersinergi dan bergerak bersama untuk membangkitkan kembali sektor wisata. Hal itu disimpulkan dalam Silaturahmi Insan Wisata Purbalingga bertempat di Ruang Andrawina, Kompleks Owabong, Jumat (22/04).

“Kuncinya adalah sinergi dan kolaborasi. Kami mengajak semua stakeholder pariwisata untuk bergerak bersama membangkitkan Wisata Purbalingga,” ujar Kadinporapar Prayitno saat memberikan sambutan pada acara tersebut.

Menurutnya, seluruh stakeholder pariwisata bisa bergerak dengan perannya masing-masing, namun dalam kerangka sinergi. “Kami dari dinas siap untuk menjadi stimulator dan fasilitator untuk kebangkitan wisata,” imbuhnya.

Kesiapkan juga disampaikan oleh Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Purbalingga Agus Sediyono. Mereka memiliki program untuk mengedukasi pelaku wisata Purbalingga, utamanya yang ada di Desa Wisata tentang kepramuwisataan. “Jangan sampai wisatawan datang berkunjung ‘dijor klowor’ (dibiarkan) karena pengelola tidak tahu bagaimana meng-guide-nya,” ujar Agus.

Sementara, Indira dari Asosiasi Biro Wisata Purbalingga (Asbiling) menyampaikan biro-biro akan menyiapkan paket-paket wisata yang akan dijual. Selama ini, biro wisata Purbalingga malah lebih sering menjual paket wisata ke luar kota.

“Kita membutuhkan data daya tarik wisata mana yang siap dijual, dengan adanya forum ini semoga akan ada informasi yang akurat sehingga kami akan segera membuat paket wisata Purbalingga yang diminati wisatawan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bambang Eddy Siswondo dari Tourism Information Center (TIC) Purbalingga manyatakan pihaknya siap untuk membantu promosi wisata Purbalingga. Oleh karena itu, pengelola wisata perlu untuk membuat materi promosi. “Kami siap mempublikasikan secara luas informasi wisata Purbalingga dengan berbagai media yang ada,” ujarnya.

Abdul Ghani dari Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Purbalingga juga siap berkolaborasi untuk memajukan wisata Purbalingga.

Kemudian, Perumda Owabong selaku BUMD wisata juga mengaku siap bersinergi dan membantu pengelola daya tarik wisata di desa-desa. “Kami terbuka untuk pengelola wisata yang mau belajar, kami juga selalu mempromosikan wisata Purbalingga yang lain kepada wisatawan yang berkunjung ke obyek wisata yang dikelola Owabong,” pungkasnya.

Sebagai informasi, pada 2022 ini ditargetkan kunjungan wisatawan sebanyak 1.850.000 orang datang ke Purbalingga. Sampai Triwulan I 2022, data yang dihimpun oleh Dinporapar sebanyak 562.843 wisatawan sudah berkunjung ke Purbalingga.

Salam Purbalingga Memikat.

Antisipasi Libur Lebaran, Ini yang Perlu Disiapkan Pengelola Wisata

antisipasi libur lebaran di Purbalingga

Purbalingga – Libur Lebaran diprediksi akan berdampak terhadap lonjakan kunjungan wisatawan di Purbalingga. Hal itu memerlukan kesiapan dari para pengelola daya tarik wisata agar tidak terjadi hal-hal yang merugikan.

Kepolisian Daerah Jawa Tengah menyampaikan ada sekitar 23 juta pemudik yang akan memasuki Jawa Tengah pada musim lebaran tahun ini, tentu saja termasuk Purbalingga. “Sektor wisata harus mempersiapkan diri sejak dini untuk menyambutnya karena pemudik sudah haus berwisata setelah 2 tahun dibatasi dan sekarang ada kelonggaran,” ujar Kadinporapar Prayitno dalam Silaturahmi Insan Wisata Purbalingga bertempat di Ruang Andrawina, Kompleks Owabong, Jumat (22/04).

Prayitno menyatakan selain menerapkan Sapta Pesona, pengelola wisata juga harus melakukan upaya khusus mengantisipasi libur lebaran. Menurutnya, pandemi covid belum menjadi endemi meskipun ada berbagai kelonggaran. “Protokol kesehatan tetap harus diterapkan, sarana prokes juga harus disiapkan,” imbuhnya.

Pengelola wisata diharapkan menyiapkan pos kesehatan dan pos informasi dengan petugas yang memadai. Kemudian, melakukan percepatan vaksinasi sampai tahap booster terhadap para pegawainya, juga yang terlibat dalam pengelolaan wisata seperti pedagang UMKM, petugas parkir dan lainnya.

Selain itu, kondisi wahana juga harus baik dan memperhatinan keselamatan pengguna. “Kami juga menghimbau untuk disiapkan pengaturan antrian dan potensi kerumunan di toilet, parkir, gazebo dan wahana,” imbuh Prayitno.

Selanjutnya, Prayitno juga menghimbau pengelola wisata berkoordinasi dengan lintas sektor untuk mengantisipasi ancaman keamanan dan timbulnya kemacetan. Ia juga menyampaikan jangan sampai terjadi pungli dan kenaikan harga tiket, souvenir dan parkir yang tidak wajar dan memberatkan pengunjung.

Prayitno berharap Wisata Purbalingga kembali bangkit dengan dukungan seluruh stakeholder terkait. “Tahun 2022 ini semoga bisa menjadi tahun kebangkitan pariwisata Purbalingga,” pungkasnya.

Salam Purbalingga Memikat.

Cimory Group Jajaki Investasi Wisata di Purbalingga

Written By Kabare Bralink on Tuesday, April 12, 2022 | 4:22 PM


Cimory Group Jajaki Investasi Wisata di Purbalingga

Purbalingga - Cimory Group menjajaki investasi sektor pariwisata di Kabupaten Purbalingga. Selama dua hari, Senin - Selasa (11-12 Maret 2022), tim dari Cimory melakukan observasi ke obyek-obyek wisata.

"Cimory Group sedang melakukan ekspansi usaha terutama sektor pariwisata, kami memang mengundang mereka untuk menjajaki investasi di Purbalingga," ujar Kepala Bidang Pariwisata Dinporapar Purbalingga Gunanto Eko Saputro, Selasa (11/04).

Menurutnya, wisata Purbalingga memiliki keunggulan untuk menarik investor. "Kami paparkan potensi wisata yang ada juga dukungan yang bisa diberikan," imbuhnya.

Cimory adalah perusahaan yang sudah berpengalaman mengelola obyek wisata dan memiliki produk yang melekat di benak masyarakat sehingga jika menanamkan investasinya di Purbalingga akan memberkan dampak positif. "Semoga hasil observasinya cocok dan ada tindaklanjut," ujarnya.

Plt. Direktur Perumda Owabong Eko Susilo menambahkan pihaknya menyambut baik kerjasama pengembangan wisata dengan investor. "Kami siap dan membuka peluang seluas-luasnya. Ada enam entitas yang dikelola oleh Perumda Owabong yang bisa dikerjasamakan dengan investor," katanya.

Enam etitas yang dikelola Perumda Owabong yaitu Golaga, Owabong Water Park, Owabong Hotel, Sangaluri Park, Museum Tempat Lahir Jenderal Soedirman dan Taman Kota Usman Janatin

Sementara itu, Rizky Maharani, Manajer Cimory Group menyampaikan potensi di Purbalingga cukup bagus. Lokasi obyek wisata di lereng Gunung Slamet, Karangreja memiliki karakter yang mirip seperti obyek-obyek wisata yang selama ini dikelola Cimory.

"Kami akan sampaikan hasil observasi ke direksi. Semoga ada tindak lanjut dan bisa terjalin kerjasama yang saling menguntungkan," katanya.

Sebagai informasi, Cimory merupakan produsen olahan susu terkemuka di Indonesia yang juga mengelola obyek wisata di berbagai kota, seperti Bogor, Malang dan Bawen. (Kabare Braling).

Obyek Wisata Purbalingga Bersolek Menyambut Libur Lebaran

Written By Kabare Bralink on Monday, April 11, 2022 | 4:04 PM

Objek wisata Owabong Purbalingga

Purbalingga – Obyek Wisata di Purbalingga memanfaatkan bulan Ramadhan untuk bersolek menyambut libur lebaran. Selain pemeliharaan, wahana baru juga disiapkan untuk menyambut wisatawan.

Hal itulah yang dilakukan oleh Perumda Owabong selaku pengelola daya tarik wisata. “Untuk menyambut libur lebaran kami akan meluncurkan banyak wahana baru,” ujar Plt. Direktur Perumda Owabong, Eko Susilo, Senin (11/03).

Wahana baru itu adalah Gombang Leleson (Goles) yang terdiri dari kolam anak, kolam kura-kura, kolam keceh. “Nah, yang istimewa kami punya Jumping Slide atau Slip and Fly, wahana atraksi air yang seru dan ini baru pertama kali ada di Jawa Tengah,” ujar Eko.

Eko pun mentargetkan, Owabong Grup yang mengelola 5 daya tarik wisata, selama periode libur lebaran kunjungan wisatawan sebesar 122 ribu orang. “Kami optimis tercapai dengan inovasi yang kami luncurkan dan suasana pandemi Covid-19 yang mulai melandai,” katanya.

Sebagai langkah antisipasi, protokol kesehatan akan tetap diterapkan. Selain itu, seluruh pegawai dan pelaku UMKM yang berjualan di sekitar Owabong telah divaksinasi lengkap sampai dengan booster.


Optimisme senada disampaikan oleh pengelola Situ Tirtamarta, Desa Wisata Karangcegak. Mereka mentargetkan dalam perode libur lebaran kunjungan wisata sebanyak 18 ribu orang. Angka itu naik hampir tiga kali lipat kunjungan bulanan yang sekitar 6-8 ribu orang.

“Kami sudah memiliki wahana baru, ada kolam baru dan juga area kuliner yang terpusat. Semoga tercapai target kami,” ujar Kurniawan.

Sementara itu, Kepala Bidang Pariwisata Dinporapar Purbalingga Gunanto Eko Saputro menambahkan pihaknya optimis libur lebaran akan menggenjot kunjungan wisata. “Kami sudah mulai berkunjung ke obyek-obyek wisata untuk melakukan pemantauan kesiapan mereka menghadapi lebaran,” katanya.

Saat ini, imbuh dia, obyek wisata memang dalam periode pemeliharaan juga penambahan wahana-wahana baru. “Kami gembira inovasi terus dilakukan oleh para pengelola obyek wisata, semoga tahun 2022 ini akan menjadi kebangkitan wisata Purbalingga,” pungkasnya.


Sebagai informasi, pada 2022 ini ditargetkan kunjungan wisatawan sebanyak 1.850.000 orang datang ke Purbalingga.

Yuks, berwisata ke Purbalingga. Salam Purbalingga Memikat!

Perusakan Hutan Akibatkan Longsor Terus Terjadi di Jalur Siregol

Written By Kabare Bralink on Friday, April 8, 2022 | 4:20 AM

Menyusuri hutan Siregol

Purbalingga – Bencana longsor terus menerus terjadi di jalan yang menghubungkan Desa Kramat – Sirau, Kecamatan Karangmoncol atau yang biasa disebut Jalur Siregol. Terbaru, Selasa kemarin (05/03/2022) longsor kembali terjadi di jalur yang membelah kawasan hutan itu sehingga memutus akses jalan.

“Kali ini longsor lebih besar dari sebelumnya. Material batunya lebih besar-besar dan lebih banyak,” ujar Hendri Sutrisno, Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Autentic Desa Sirau, Rabu (06/03).

Hendri menambahkan lokasi terjadinya longsor kali ini tak jauh dari titik sebelumnya. “Kalau yang sekarang ini lokasi longsor ada di 11 titik,” ujarnya.

Menurut Hendri, longsor yang terus menerus terjadi salah satunya diakibatkan oleh masifnya perusakan hutan. “Saat ini banyak hutan yang sudah dirambah atau diubah menjadi kebun kapulaga,” ujarnya.

Analisis Hendri diamini oleh aktivis pecinta alam Purbalingga. Teguh Pratomo dari Perhimpunan Pegiat Alam (PPA) Gasda menyatakan hasil turun lapang yang dilaksanakan belum lama ini memang membeberkan fakta bahwa kawasan hutan yang seharusnya ditumbuhi pepohonan sudah berubah menjadi kebun kapulaga.

"Kami melakukan survei pada 4-6 Maret 2022 lalu dan faktanya memang demikian, daerah yang seharusnya hutan lindung sudah menjadi ‘Taman Kapulaga Indah’. Selain itu memang terjadi juga penebangan liar,” ujarnya.

Teguh menyampaikan survei yang dilakukan melewati kawasan hutan mulai dari Desa Kramat sampai ke Sirau. “Kondisinya memang sudah memprihatinkan, jika dari tepi jalan masih tampak seperti hutan, tak sampai 1 kilometer kami berjalan sudah penuh tanaman kapulaga,” ujarnya.

Penyuluh Kehutanan Wilayah Karangmoncol Hijrah Utama menambahkan budidaya kapulaga tanpa memperhatikan kondisi tutupan lahan memang tidak baik dari sisi konservasi. “Sebenarnya kapulaga adalah tanaman tumpangsari namun karena kondisi tanaman pokok kayu-kayuannya hilang menyebabkan tanah kehilangan daya cengkram sehingga longsor kerap kali terjadi. Jadi permasalahan pokok sebenarnya lebih diakibatkan hilangnya tanaman pokok kayu-kayuan,” katanya.

Apalagi kondisi lahan di area sekitar jalur Siregol memang memiliki kemiringan curam yang seharusnya memang untuk konservasi bukan budidaya. Kemudian, tanaman pokok, kondisinya banyak yang ditebang. “Jika tutupan lahannya berkurang / hilang dengan curah hujan yang tinggi tentunya akan meningkatkan risiko longsor, itulah yang terjadi di Siregol,” ujar alumnus Magister Ilmu Lingkungan Unsoed itu.

Ketua PPA Mayapada Rully Suyitno menyatakan longsor Siregol memantik keprihatinan komunitas pecinta alam Purbalingga. Pihaknya sudah kerap melakukan penanaman pohon dan sosialisasi tentang konservasi. Namun, kata Rully, hal itu harus diikuti kesadaran masyarakat dan dukungan semua stakholder.

“Waktu longsor pertama kami langsung beraksi dengan menanam 3300 pohon oleh gabungan pecinta alam Purbalingga. Namun, hal itu akan terus terjadi jika perusakan hutan masih terus dilakukan,” ujarnya.

Sebagai informasi, kawasan hutan di area Siregol dan sekitarnya merupakan benteng hutan alam terakhir di Purbalingga. Ketua Ekspedisi Sisik Naga Gunanto Eko Saputro menyebutkan kawasan hutan itu masih memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi.

“Hasil ekspedisi kami di tahun 2020 bersama Kelompok Studi Biologi Unika Atmajaya mengidentifikasi setidaknya ada 46 jenis burung, berjenis primata,mamalia serta keanekaragaman hayati lainnya, termasuk yang dilindungi seperti Owa Jawa (Hylobates Moloch) dan Elang Jawa (Nizaetus bartelsii),” ujarnya. (Kabare Braling).
jasa desain web
 
Copyright © 2011. Kabare Braling - All Rights Reserved
Desain by Darmanto Theme by Mas Kolis