Headlines News :
Home » » Jembatan Lengkung Panusupan – Makam Tingkatkan Akses Ekonomi Warga

Jembatan Lengkung Panusupan – Makam Tingkatkan Akses Ekonomi Warga

Written By Kabare Bralink on Wednesday, November 5, 2014 | 10:38 PM



PURBALINGGA - PNPM Mandiri Perdesaaan pola khusus percepatan dan penguatan Masterplan Percepatan dan Perluasan Pengurangan Kemiskinanan Indonesia (MP3KI) Kabupaten Purbalingga, kini tengah membangun jembatan lengkung yang menghubungkan Desa Panusupan dan Desa Makam Kecamatan Rembang. Jembatan ini dipastikan akan meningkatkan akses ekonomia warga Panusupan dan Makam. Keberadaan jembatan ini sangat dibutuhkan masyarakat sekitar karena mendukung desa wisata alam dan mendukung basis usaha peternakan ayam milik warga, home industri batu alam, serta industri kasur.

Fasilitator Kabupaten PNPM MPd, Mujadid, S.TP, MM mengungkapkan, jika dikerjakan oleh kontraktor, jembatan itu bisa menghabiskan dana senilai Rp 2 miliar lebih. Namun melalui program PNPM ini yang didukung swadaya masyarakat, hanya menghabiskan dana sekitar Rp 600 juta.  “Pembangunan jembatan ini lebih efisien karena tidak memperhitungkan biaya keuntungan, pajak ditanggung penjual material dan tenaga swadaya masyarakat.” kata Mujadid, Rabu (5/11).

Pembangunan jembatan lengkung lima ini merupakan kegiatan terbesar dari sisi jumlah swadaya masyarakatnya. Selain jembatan lengkung lima di Panusupan, program MP3KI juga membangun  jembatan di Desa Candiwulan, Kecamatan Kutasari, di Desa Tangkisan Kecamatan Mrebet, Desa Palumbungan Wetan Kecamatan Bobotsari dan di wilayah Kecamatan Kertanegara. Struktur jembatannya menggunakan kombinasi komposit dan lengkung. Sedang khusus jembatan di Panusupan strukturnya model lengkung.
Sementara itu Fasilitator Teknik Kabupaten (Fastetekab) Suhardiyanto menambahkan, konstruksi jembatan yang memiliki panjang 35 meter dan lebar 3,5 meter dikerjakan tanpa alat berat. Hal ini karena lokasi yang sulit dijangkau dengan alat berat. Penggalian pondasi sungai dan memecah batu semuanya menggunakan tenaga manusia. “Pekerjaan saat ini baru mencapai 60 persen fisik, dan diharapkan pada bulan depan sudah bisa diresmikan.” kata Suhardiyanto. (kabarebralink/humas)
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Copyright © 2011. Kabare Braling - All Rights Reserved
Desain by Darmanto Theme by Mas Kolis