Headlines News :
Home » » Persaingan SMK di Purbalingga Semakin Ketat

Persaingan SMK di Purbalingga Semakin Ketat

Written By Kabare Bralink on Thursday, December 24, 2015 | 9:59 PM

PURBALINGGA - Persaingan sekolah menengah atas di Kabupaten Purbalingga Tahun 2016 bakal semakin ketat, terutama di jenjang SMA dengan SMK. Pasalnya, direncanakan akan ada sejumlah SMK baru yang akan ditetapkan izin operasionalnya oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Purbalingga tahun mendatang.

Kepala Dinas Pendidikan Purbalingga, Tri Gunawan Setyadi menjelaskan, sebenarnya ada empat SMK baru yang sedang mengajukan izin operasional. Namun dari hasil tindak lanjut hanya ada dua yang kemungkinan memenuhi syarat.

(Kabare Bralink/ Antara Jateng)

“Dua SMK yang kemungkinan kami izinkan yaitu SMK YPLP Pengadegan dan SMK Daarul Abror Bukateja. Dua lainnya yaitu di Kemangkon dan satu lagi SMK Surya Buana belum memiliki sarana dan prasarananya, alias masih kosong dan belum siap beroperasi. Jadi kami belum izinkan,” paparnya, Selasa (22/12).

Gunawan mengakui, meski persaingan semakin ketat, namun untuk masing- masing sekolah memiliki daya tarik tersendiri. Dindik juga tidak mengharapkan  persaingan yang tidak sehat dengan bertambahnya jumlah SMK tersebut. Diharapkan, adanya tambahan dua SMK ini bisa mendukung pemerataan jumlah sekolah hingga sampai ke pelosok desa.

Pihaknya menyerahkan semua pilihan kepada masyarakat, dalam hal ini orang tua calon siswa. Karena sejak tahun 2010 Kabupaten Purbalingga sudah ditetapkan sebagai kabupaten Vokasi yang lebih mengarahkan kepada skill.

“Antara SMK dengan SMA sebenarnya beda tipis. Lulusan dari SMA maupun SMK sama-sama bisa melanjutkan ke perguruan tinggidi fakultas manapun, kecuali di fakultas kedokteran yang harus lulusan SMA. Kami meminta, bersainglah secara sehat dan menunjukkan kualitas,” tambahnya.

Gunawan menilai, sudah banyak bukti jika sekolah berkualitas tetap menjadi tujuan orangtua siswa. Misalnya SMAN 1 Purbalingga dan lainnya yang tidak terpengaruh pada banyaknya sekolah lain setingkat baik negeri maupun sekolah milik yayasan.

Seperti diketahui, Purbalingga saat ini memiliki10 SMA Negeri, 6 SMA Swasta, 12 SMK negeri dan 19 SMK swasta ditambah 1 MA Negeri dan sisanya MA swasta.

“Jumlah itu sudah termasuk dua SMK kecil di Karangjambu dan lainnya. Harapan kami, sekolah yang ada saat ini akan semakin terpacu dan bukan justru menilai adanya SMK baru akhirnya terjadi persaingan tak sehat,” tegasnya. 

(KabareBralink/ Radar Banyumas)
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Copyright © 2011. Kabare Braling - All Rights Reserved
Desain by Darmanto Theme by Mas Kolis