Headlines News :
Home » , » Perusahaan Di Purbalingga Nyatakan Siap Untuk UMK Tahun 2016

Perusahaan Di Purbalingga Nyatakan Siap Untuk UMK Tahun 2016

Written By Kabare Bralink on Tuesday, December 22, 2015 | 2:55 PM

(Kabare Bralink/indoplaces.com)
PURBALINGGA – Setiap tahun, selalu ada yang ditunggu-tunggu oleh sebagian besar yang merupakan karyawan di sebuah perusahaan maupun instansi. Mengapa demikian? Karena, awal tahun, merupakan kenaikan gaji yang pasti dengan adanya kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK).

Di Purbalingga, hingga batas akhir penangguhan pelaksanaan Upah Minimum Kabupaten (UMK) pada Senin (21/12), tak ada satu pun perusahaan yang mengajukan keberatan terhadap penerapan UMK Purbalingga 2016. Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Purbalingga Ngudiarto mengatakan, dengan tidak adanya pengajukan keberatan dari perusahaan, semua perusahaan wajib melaksanakan UMK Kabupaten 2016, dengan besaran Rp 1.377.500.

Dia menjelaskan, perusahaan yang keberatan, sudah diberi kesempatan untuk mengajukan penangguhan UMK tersebut langsung kepada Gubernur Jateng paling lambat tanggal 21 Desember 2015.

Diterima atau tidaknya keberatan itu, setelah pihak provinsi melakukan sidang dan investigasi ke perusahaan. Namun, karena tak ada yang mengajukan keberatan, UMK yang telah ditetapkan gubernur langsung dilaksanakan per 1 Januari 2016,” katanya kepada Radarmas, kemarin (21/12).

Dia menambahkan, hal berbeda bisa terjadi seandainya UMK 2016 ditetapkan, lebih dari Rp 1,4 juta.

UMK yang ditetapkan Gubernur sekarang masih bisa dipenuhi oleh perusahaan,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, UMK Kabupaten Purbalingga 2016 akhirnya ditetapkan oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo sebesar Rp 1.377.500. Dibandingkan dengan UMK tahun 2015 yang sebesar Rp 1.101.600, terdapat kenaikan UMK sebesar 25 persen.

Meski tidak berdasarkan Kebutuhan Hidup Layak (KHL), namun lonjakan kenaikannya sudah cukup tinggi dibanding kabupaten lainnya di Jateng. Selain itu, besaran itu juga sudah memenuhi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan.

Besaran UMK tahun 2016 juga merupakan kesepakatan bersama pemerintah dengan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Purbalingga dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Purbalingga, ketika rapat pembahasan lebih dari sekali sebelum usulan disampaikan ke Provinsi.

Jika sesuai KHL, besaran UMK tahun 2016 sebesar Rp 1.409.500. Namun karena Apindo keberatan dan jika naik 25 persen saja sudah tinggi, maka muncul kesepakatan bersama untuk menetapkan Rp 1.377.500 yang kemudian diusulkan kepada Gubernur Jateng.

Saat ini, di Purbalingga memiliki 47 ribu pekerja di sektor perusahaan. Konsekuensinya, jika UMK tahun 2016 diterapkan, maka perusahaan harus menaatinya.


(Kabare Bralink/RadarBanyumas)
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Copyright © 2011. Kabare Braling - All Rights Reserved
Desain by Darmanto Theme by Mas Kolis