Headlines News :
Home » , » Sedulur, Mayuh Pada Dolan Maring Puncak Batur Sing Keren - Bagian 2

Sedulur, Mayuh Pada Dolan Maring Puncak Batur Sing Keren - Bagian 2

Written By Kabare Bralink on Wednesday, January 20, 2016 | 7:27 AM

PURBALINGGA – Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya tentang Puncak Batur Desa Panusupan yang keren. Kali ini akan saya lanjutkan mengenai desa wisata di Desa Panusupan.

Pukul 15.15 kami turun ke Base Camp. Dalam perjalanan turun, berencana untuk menikmati Kali Arus dengan air yang jernih. Tetapi, sayangnya ketika kita hampir sampai Base Camp hujan deras mengguyur seluruh Desa Panusupan termasuk Puncak Batur. Sehingga, mengurungkan niat untuk ke Kali Arus dan berkumpul di Base Camp untuk saling memberikan infomasi yang bermanfaat. Seperti saran-saran yang baik demi kemajuan wisata alam Puncak Batur khususnya dan juga untuk seluruh wisata di Desa Panusupan.
Kali Arus

Setelah hujan mulai reda, kami dipandu oleh Mas Tarno untuk menuju Kali Arus, dimana bisa dilakukan susur sungai sepanjang ±700 meter dengan finish di dekat Puncak Batur. Namun, lagi-lagi disayangkan, setelah sampai di depan pintu gerbang Kali Arus, ternyata aliran sungainya begitu deras sehinga tidak memungkinkan untuk melakukan susur sungai.

Puncak Batur itu bisa dilalui dua cara, yaitu dengan jalur darat atau mendaki, dan satunya dengan jalur susur sungai. Tapi, kali ini kita tidak bisa melakukannya, karena arusnya sangat deras itu sangat berbahaya,” ujar Mas Tarno selaku pemandu.

Seperti yang disebukan oleh Mas Tarno, wisata Puncak Batur menyuguhkan sajian yang berbeda. Bagi yang senang dengan mendaki atau pun Hiking bisa melakukan track jalur darat. Bagi yang menyukai sungai, bisa melakuan susur sungai hingga ke Puncak Batur.

Berhubung tidak bisa untuk melakukan susur sungai, perjalanan dilanjutkan menuju Pingit Kembar. Perjalanan cukup singkat dengan menggunakan kendaraan bermotor, tidak lebih dari sepuluh menit sudah sampai di lokasi.

Pingit disini berarti Kedung pada sungai, dan Kembar karena ada dua kedung yang terpisahkan oleh bebatuan besar,” jelas Mas Tarno.

Pingit Kembar

Pingit Kembar terletak di Dusun Bojongsana, Desa Panusupan, Kecamatan Rembang, di sini kita bisa menikmati pemandangan alam juga yang tidak kalah indahnya dengan wisata alam yang lainnya, terlebih di tebing sungai Pingit Kembar terdapat Wana Tirta.

Sunguh luar biasa berwisata di Desa Panusupan. Sehari belum cukup untuk menjelajahi seluruh objek wisata yang ada, karena saking banyaknya wisata-wisata yang memikat hati. Sekali lagi, kami mengucapkan terima kasih untuk segala ramah tamah dari seluruh warga Desa Panusupan. Semoga kami bisa mengunjungi wisata di Desa Panusupan.

-

Informasi tambahan untuk teman-teman yang ingin mengunjungi objek wisata alam Puncak Batur. Berikut adalah jadwal buka Puncak Batur :

  1. Buka mulai pukul 07.00 WIB
  2. Tutup pukul 17.00 WIB
    Namun, untuk hal ini jika pengunjung sudah sangat banyak, maka bisa ditutup lebih cepat, bisa pukul 15.00 atau 16.00. Selain jumlah pengunjung juga memperhatikan cuaca yang ada, jika terjadi hujan yang sangat lebat juga ditutup sebelum jam lima sore.
  3. Setiap rombongan wisatawan akan dipandu oleh pemandu dari Batur Adventure.
    Dalam hal ini bisa bertanya-tanya kepada pemandu tentang bagaimana awal mula dibukanya wisata alam Puncak Batur.
  4. Setiap pukul 17.00 ada tim khusus (tim penyapu) Batur Adventure yang naik ke Puncak Batur untuk memastikan bahwa seluruh wisatawan sudah turun semua, jika masih ada wisatawan yang belum turun, maka akan diajak untuk turun, kecuali wisatawan yang akan melakukan camping di Puncak Batur.


Nah, kue, apik-apik, kan wisata alam neng Desa Panusupan, mayuh pada dolan nganah, esih ana Bukit Sendaren sing bisa go deleng Sunrise (esuk-esuk) lan Sunset (sore-sore). Tentune karo pemandangan sing kereeeen....!


(Kabare Bralink/Ery) 
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Copyright © 2011. Kabare Braling - All Rights Reserved
Desain by Darmanto Theme by Mas Kolis