Headlines News :
Home » » Usaha Penanganan Secara Kolaboratif Membuahkan Hasil, Kasus Aktif Covid-19 di Purbalingga Menurun Secara Signifikan

Usaha Penanganan Secara Kolaboratif Membuahkan Hasil, Kasus Aktif Covid-19 di Purbalingga Menurun Secara Signifikan

Written By Kabare Bralink on Thursday, August 19, 2021 | 3:40 PM

Penurunan Covid-19 di Purbalingga

Purbalingga - Jumlah kasus positif Covid-19 di Purbalingga mulai menurun. Hal itu disampaikan oleh Bupati Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi) bahwa penanganan kolaboratif yang telah dilakukan telah berhasil membuat kasus aktif covid-19 di kabupaten Purbalingga mengalami penurunan secara signifikan. Penanganan intensif melalui gerakan jogo tonggo dan kordinasi lintas sektor mampu menurunkan angka positifity rate kasus aktif yang beberapa minggu lalu sempat mencapai angka 3.406 kasus, pada posisi 17 Agustus sudah menurun pada angka 964 kasus. Dari angka itu terdiri dari terkonfirmasi dirawat sebanyak 249, dan yang melakukan isolasi mandiri sejumlah 715. Warga isoman di Purbalingga pada beberapa minggu lalu juga sempat mencapai angka 2000an orang.

“Positivity rate Purbalingga saat ini 5,6 %. Warga yang dirawat 1,4 %, Isoman 4,2 %, yang meninggal dunia 6 % dan sembuh 88,4 %. Artinya upaya yang dilakukan mampu menurunkan kasus covid-19 di kabupaten Purbalingga,” ujar Bupati Tiwi, saat menerima Tim Pakar Satgas Penanganan Covid-19 Nasional, di Pringgitan Pendapa Dipokusumo, Rabu (18/8/2021).

Tim terdiri dari Brigjen TNI AD Iwan Ma’ruf Zainuddin bersama tiga pendamping tim pakar Satgas Penanganan Covid-19 Nasional. Kehadiran mereka melakukan pendampingan lapangan terkait kajian kepemimpinan kolaboratif dalam penanganan Covid-19 di kabupaten Purbalingga. Tim pakar terdiri dari Brigjen TNI AD Iwan Ma’ruf Zainuddin, SE, A. Pitoyo Adhi MSc, Ir. Gopa Kuswara, M.Eng dan Diana, S.Psi, M.T.T

Dalam kesempatan tersebut Bupati Tiwi juga menyampaikan Bupati Tiwi mengaku masih memiliki kendala terkait penanganan covid seperti ketaatan masyarakat terhadap protokol kesehatan (prokes), adanya masyarakat yang takut ke dokter apabila sakit, stok vaksin yang terbatas padahal masyarakat antusias untuk melakukan vaksin serta adanya stok oksigen yang juga terbatas. Selain itu masih dijumpai data penambahan kuota bantuan sosial yang tidak sesuai dengan data yang diusulkan kabupaten Purbalingga.

“Intinya kami di kabupaten Purbalingga berkomitmen terus melindungi masyarakat dari ancaman covid-19 dan berusaha menurunkan level 4 menjadi level tiga dan seterusnya. Untuk itu kami mohon bimbingan dari tim pakar pendamping lapangan yang akan ada di Purbalingga selama tiga hari ini,” katanya.

Brigjen TNI AD Iwan Ma’ruf Zainuddin mengaku selama tiga hari di kabupaten Purbalingga pihaknya akan melakukan sejumlah agenda pendampingan penanganan covid-19 terkait rencana aksi , inovasi satgas daerah dan permasalahan yang dihadapi. Selain mendengarkan paparan Bupati, tim pakar juga bakal melakukan pertemuan dengan organisasi perangkat daerah (OPD) satgas covid-19 dan kunjungan lapangan. (Kabare Braling)
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Copyright © 2011. Kabare Braling - All Rights Reserved
Desain by Darmanto Theme by Mas Kolis